Yasonna Sebut Belum Ada Keputusan Hasil Rapat Terkait Nasib 75 Pegawai KPK yang Dinonaktifkan

  • Whatsapp
Yasonna Sebut Belum Ada Keputusan Hasil Rapat Terkait Nasib 75 Pegawai KPK yang Dinonaktifkan
banner 300x250

Havana88 – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly mengatakan belum ada keputusan dari hasil rapat terkait nasib 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang difabel usai uji wawasan kebangsaan (TWK) pemberantasan korupsi institusi.

Pernyataan singkat itu disampaikan Yasonna saat meninggalkan gedung Badan Kepegawaian Nasional (BKN), sekitar pukul 13.00 WIB Selasa (25/5) sore.

Read More

“Tanya nanti, belum ada keputusan,” ujarnya kepada wartawan saat meninggalkan gedung BKN.

Yasonna hadir dalam rapat membahas nasib 75 pegawai KPK yang diskors setelah gagal lolos TWK sebagai proses pengalihan status lembaga antikorupsi menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Selain Yasonna, pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua KPK Firli Bahuri dan pimpinan lainnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo, serta Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

Rapat tersebut dilakukan usai pada sebelumnya Presiden Joko Widodo meminta agar TWK KPK tidak dijadikan dasar penonaktifan 75 pegawai.

Menurut dia, hasil TWK seharusnya hanya menjadi bahan evaluasi, baik bagi pegawai maupun bagi KPK sebagai institusi.

Pernyataan Jokowi tersebut juga merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi terkait amandemen UU KPK II yang menyatakan bahwa proses perubahan status pegawai KPK menjadi ASN tidak boleh merugikan hak pegawai KPK untuk diangkat menjadi ASN.

“Seharusnya hasil TWK bisa dijadikan masukan untuk langkah-langkah perbaikan bagi KPK baik perorangan maupun bagi lembaga KPK dan belum tentu menjadi dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang tidak lulus,” kata Jokowi, Senin (17/5).

banner 300x250

Related posts

banner 300x250