Untuk Biaya Karantina Covid, Kemenkeu Siap Bayar Utang Rp140 M

  • Whatsapp
Untuk Biaya Karantina Covid, Kemenkeu Siap Bayar Utang Rp140 M
banner 300x250

Havana88 – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersiap membayar utang sebesar Rp140 miliar kepada hotel yang memfasilitasi karantina pasien COVID-19 di DKI Jakarta. Hal itu dilakukan melalui penambahan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan, usulan kenaikan anggaran sudah diterima Kementerian Keuangan pada awal Juni lalu.

Read More

Yustinus saat dihubungi, Rabu (8/6), menuturkan mengenai kabar BNPB berhutang Rp140 miliar untuk biaya hotel karantina di DKI, dapat disampaikan usulan anggaran dari BNPB sudah diterima Kementerian Keuangan pada awal Juni 2021.

Saat ini, lanjut Yustinus, proposal tersebut sedang diproses. Sesuai ketentuan, usulan tersebut akan diverifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Setelah proses selesai, pihaknya akan menerbitkan Daftar Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk pembayarannya. Namun dia tidak menjelaskan secara pasti kapan pembayaran akan dilakukan.

“Kementerian Keuangan berkomitmen untuk terus mendukung penuh kelancaran penanganan pandemi,” lanjutnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Penanggulangan Darurat BNPB Dody Ruswandi mengatakan pihaknya masih menunggak pembayaran hotel tempat karantina pasien COVID-19 di DKI Jakarta mencapai sekitar Rp140 miliar.

“(Biaya karantina) khusus hotel DKI Rp 200,71 miliar dan baru kita bayarkan dana talangan Rp 60 miliar,” katanya.

Menurut Doddy, setidaknya ada 31 hotel di Jakarta yang dibiayai BNPB. Dari puluhan hotel tersebut, 16 untuk tempat tinggal sementara bagi tenaga kesehatan, dan 15 untuk isolasi mandiri bagi pasien COVID-19.

Namun, Doddy tidak merinci apakah tunggakan ratusan miliar rupiah itu untuk semua hotel. Ia hanya mengatakan, pihaknya baru saja membayar uang muka sebesar Rp60 miliar ke sejumlah hotel.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250