Satgas Ungkap Klaster Cilangkap Belum Bisa Dikaitkan Sebagai Varian Baru

  • Whatsapp
Satgas Ungkap Klaster Cilangkap Belum Bisa Dikaitkan Sebagai Varian Baru
banner 300x250

Havana88 – Satgas (Satgas) Penanganan Covid-19 menilai masih terlalu dini untuk menyimpulkan temuan 104 warga terpapar virus corona dari gugus kawasan Rukun Tetangga (RT) di Desa Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, dengan varian mutasi virus SARS-CoV-2 yang juga telah teridentifikasi di ibu kota negara Republik Indonesia.

Sebagai informasi, RT cluster di wilayah tersebut menemukan rasio 1: 6,5 kasus dengan pemeriksaan. Dimana, dari 683 warga yang dites, 104 dinyatakan positif Covid-19.

Read More

Kemudian, di Jakarta sendiri sudah teridentifikasi varian B1617 dan B1351 yang merupakan dua dari empat versi ‘Variant of Concern (VoC)’ versi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Identifikasi VoC dari cluster ini tidak bisa langsung disimpulkan [temuan kasus dan tes 1: 6,5]. Tapi perlu ditindaklanjuti sampel yang diambil dari kasus luar biasa atau gejala yang tidak biasa,” kata kata Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melalui pesan singkat, Senin (24/5).

VoC sendiri merupakan varian yang harus diwaspadai selama pandemi Covid-19. Pasalnya, varian ini memiliki mutasi yang dianggap memengaruhi sifat penularan, sensitivitas alat tes, keparahan gejala, dan kemampuan virus untuk mengelak dari sistem kekebalan. Namun masih sedikit bukti yang ada, sehingga perlu penelitian lebih lanjut.

Meski demikian, Wiku juga memastikan bahwa pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan terus berupaya untuk melaksanakan dan meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode pengurutan genom secara utuh (Whole Genome Sequence / WGS) terhadap temuan kasus yang harus diwaspadai.

Menurut informasi, Kementerian Kesehatan sebelumnya sepakat untuk melakukan pemeriksaan WGS lebih lanjut terhadap kasus kontak dekat warga terpapar Covid-19 dengan varian, yang kemudian memiliki Cycle Threshold (CT) di bawah 30 persen.

“Kalau ada temuan kasus seperti itu, nanti faskes terdekat akan melaporkannya ke Litbangkes Kementerian Kesehatan untuk ditindaklanjuti,” ucapnya.

Infografis Beda GeNose, Rapid Antigen dan PCR Swab untuk Tes Covid-19 Kementerian Kesehatan sebelumnya juga mengklaim bahwa temuan 54 kasus dari tiga mutasi virus SARS-CoV-2 yang tergolong VoC di Indonesia belum ada berdampak pada peningkatan kasus virus korona di nusantara.

Terkait hal tersebut, WHO telah menetapkan bahwa terdapat empat varian yang masuk dalam kategori VoC: B117 dari Inggris, B1351 dari Afrika Selatan, B1617 dari India dan P1 dari Brazil. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan mencatat telah mengidentifikasi 54 kasus varian yaitu 18 kasus B117, 32 kasus B1617, dan 4 kasus B1351.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250