Rupiah Tak Berkutik di Rp14.197 Akibat Khawatir Kebijakan The Fed

  • Whatsapp
Rupiah Tak Berkutik di Rp14.197 Akibat Khawatir Kebijakan The Fed
banner 300x250

Havana88 – Selasa (11/5) sore, nilai tukar rupiah saat ini berada pada level Rp14.197 per dolar AS pada perdagangan pasar spot. Posisi tersebut stagnan dibandingkan dengan perdagangan Senin (10/5) sore.

Sementara itu, kurs acuan Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah pada level Rp14.203 per dolar AS, atau melemah dibandingkan posisi sehari sebelumnya yang sebesar Rp14.198 per dolar AS.

Read More

Sore ini, mayoritas mata uang di Asia terpantau melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,03 persen, dolar Singapura melemah 0,04 persen, dolar Taiwan melemah 0,43 persen, won Korea Selatan melemah 0,54 persen, yuan China melemah 0,07 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,35 persen.

Sebaliknya, peso Filipina menguat 0,10 persen, rupee India menguat 0,01 persen dan pemandian Thailand naik 0,05 persen. Sementara itu, pergerakan mata uang negara maju terhadap dolar AS bervariasi.

Pound Inggris melemah 0,11 persen, dolar Australia melemah 0,20 persen dan franc Swiss melemah 0,12 persen. Sebaliknya, dolar Kanada menguat 0,04 persen.

Ibrahim Assuaibi yang merupakan Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, mengatakan bahwa investor masih diselimuti kekhawatiran tentang perubahan kebijakan bank sentral AS akibat kenaikan inflasi.

Presiden Fed Chicago Bank Charles Evans mengatakan Fed tidak akan mempertimbangkan untuk mengubah kebijakan moneter dovish sampai mereka melihat kenaikan gaji yang kuat dan tingkat pekerjaan dengan rata-rata 1 juta pekerjaan baru, tidak termasuk inflasi pada hari Senin.

“Lebih banyak pejabat Fed, termasuk Gubernur Lael Brainard, akan berbicara sepanjang minggu,” kata Ibrahim.

Sementara di dalam negeri, penjualan ritel Indonesia menunjukkan tanda-tanda pemulihan, meski masih terjadi kontraksi (pertumbuhan negatif) pada Maret 2021 menahan potensi pelemahan rupiah saat ini.

Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan eceran yang tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Maret 2021 sebesar 187,9, meningkat 6,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month / mtm).

banner 300x250

Related posts

banner 300x250