Respons Kemenkes Terkait 2 WN China yang Tiba di Indonesia Positif Covid-19

  • Whatsapp
Respons Kemenkes Terkait 2 WN China yang Tiba di Indonesia Positif Covid-19
banner 300x250

Havana88Berita, Sebanyak 85 warga negara (WN) China tiba di Indonesia pada 4 Mei 2021. Mereka langsung melakukan swab test yang pertama.

Hasilnya, dua dari 85 orang dinyatakan positif Covid-19. Hal ini diungkapkan Kasubdit Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Benget Saragih.

Read More

Benget mengungkapkan, kedua WN China itu merupakan pria berusia 31 dan 66 tahun.

Saat ini keduanya sedang menjalani isolasi di Hotel Bandengan, Jakarta Utara selama 14 hari. Sementara itu, 83 WN China lainnya juga menjalani isolasi mandiri 5×24 jam di sejumlah hotel yang tersebar di Jakarta.

Benget mengatakan, kedua WN China yang menjadi OTG itu akan tetap diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanannya setelah menyelesaikan isolasi 14 hari. Selain itu, keduanya juga harus dinyatakan negatif Covid-19 dalam dua kali tes swab, baru diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan.

Sekitar 90 persen dari 85 WN China itu, kata Benget, merupakan tenaga kerja asing (TKA). Sehingga meskipun dinyatakan positif Covid-19, seluruhnya akan tetap diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan dan tidak dipulangkan kembali ke negara asalnya.

Sebagai informasi, pemerintah Indonesia hanya melarang WNA dari India untuk datang ke Indonesia.

Selama WNA itu tidak datang dari India ataupun tidak pergi ke India maka tetap diperbolehkan masuk ke Indonesia, selama memiliki KITAS ataupun KITAP untuk datang ke Indonesia di tengah pandemi Covid-19 ini.

KITAS atau Kartu Izin Tinggal Terbatas merupakan kartu/dokumen izin tinggal sementara yang diberikan kepada WNA. Biasanya KITAS diberikan untuk izin bekerja.

Sementara, KITAP atau Kartu Izin Tinggal Tetap merupakan kartu yang diberikan kepada WNA yang akan tinggal di Indonesia untuk waktu yang lama.

Jangka waktu KITAP adalah 5 tahun dan dapat diperpanjang untuk jangka waktu sesuai dengan ketentuan sepanjang izin tinggalnya tidak dibatalkan.

Diketahui bahwa pemerintah juga tetap mengizinkan WNI yang tinggal di India yang akan kembali ke Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga belum berencana untuk menutup sementara penerbangan dari luar negeri meskipun sudah ditemukan kasus positif dari WNA.

Benget: Semua Tergantung Kasus

Namun, kata dia, tidak menutup kemungkinan jika nantinya pemerintah akan menutup sementara penerbangan dari luar negeri ataupun dari sejumlah negara tertentu seperti India.

Benget mengatakan, keputusan pelarangan penerbangan itu akan tergantung dari jumlah kasus yang melanda di negara tersebut.

Jadi, penutupan penerbangan akan dilakukan ketika melihat perkembangan kasus dari luar negeri terlebih dahulu.

Jika di negara itu kasusnta tinggi sekali, maka pasti akan ditutup, seperti dari India. Artinya, WNA Asing yang masuk ke Indonesia dari negeri dengan kasus Covid-19 parah, maka tidak akan diijinkan untuk masuk.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250