Ratusan Demonstran Lempari Tomat dan Telur di Thailand

  • Whatsapp
Para demonstran melempari cat merah, tomat, hingga telur ke Pengadilan Bangkok menuntut pembebasan para tapol di Thailand, 2 Mei 2021
banner 300x250

Havana88 – Ratusan demonstran Thailand mengoleskan cat merah di bagian depan kompleks pengadilan Bangkok, dan melemparkan telur ke tomat pada Minggu (2/5).
Tindakan itu dilakukan dalam rangka menuntut pembebasan tapol, termasuk aktivis yang pernah melakukan aksi mogok makan, di Negeri Gajah Putih tersebut.

“Kami di sini hari ini untuk menunjukkan bahwa ada ketidakadilan,” kata salah satu pimpinan aksi yang disambut sorak-sorai para demonstran seperti dikutip AFP.

Read More

Para demonstran kemudian berteriak, “Bebaskan para tapol.” Mereka juga melambaikan tangan dengan tiga jari – simbol perlawanan terhadap gerakan prodemokrasi di Thailand.

Akibat aksi para demonstran tersebut, pintu masuk kompleks pengadilan Bangkok pun bertabur warna merah dari cat, lemparan tomat dan telur. Selain itu, sejumlah poster yang memperlihatkan hakim yang menolak pembatalan penahanan aktivis alias Penguin itu tertancap di pagar pengadilan.

Sekitar pukul 18.00 waktu setempat, para pengunjuk rasa kemudian membubarkan diri.

Penguin, yang bernama asli Parit Chiwarak, adalah seorang aktivis mahasiswa yang ditahan sejak Februari atas perbuatannya. Dia menghadapi lusinan dakwaan atas perannya dalam memimpin protes terhadap pemerintahan Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha tahun lalu, dan menuntut reformasi sistem monarki Thailand.

Penguin beraksi melakukan mogok makan pada 16 Maret. Dia kehilangan lebih dari 12 kilogram massa tubuh dan harus dilarikan ke rumah sakit nanti.

Sebagai informasi, dampak sistem monarki, Raja Thailand dan keluarganya dilindungi undang-undang, sehingga mereka yang ingin menjatuhkan atau menghinanya diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Saat ini diperkirakan sedikitnya 70 aktivis pro-demokrasi menghadapi hukuman di Thailand.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250