PKS Meminta Pemerintah Jujur Perihal Pandemi

  • Whatsapp
PKS Meminta Pemerintah Jujur Perihal Pandemi
banner 300x250

Havana88 – Sukamta yang merupakan Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI meminta kepada pemerintah untuk jujur ​​dengan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini.

“Pemerintah harus jujur, jangan meracuni pemikiran masyarakat bahwa Indonesia baik-baik saja,” kata Sukamta dalam keterangan yang dirilis kepada wartawan, Jumat (16/7).

Read More

Ia menegaskan, kejujuran pemerintah dalam menjelaskan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini diperlukan untuk mengambil langkah penanganan yang lebih strategis, bukan hanya kegiatan seremonial.

Sebab, kata dia, fakta di lapangan menggambarkan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia selama lebih dari setahun ini dalam keadaan buruk.

“Jangan terus-terusan main psikologi orang, bikin framing statement yang bilang ‘kasus Covid-19 bisa dikendalikan, Indonesia baik-baik saja’,” kata Sukamta.

Menurut Sukamta, gambaran ini terlihat dari sulitnya masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai yang mengakibatkan banyak orang meninggal dunia karena terpaksa menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Ia menjelaskan bahwa kondisi riil di lapangan masyarakat tidak mendapatkan pelayanan kesehatan darurat yang memadai. Akibatnya banyak terjadi kematian saat masyarakat menjalani isomanisme di rumah. Kematian di rumah sakit juga meningkat karena pasien datang ke rumah sakit dengan kondisi kritis dan perlu penanganan segera tapi penanganan tidak bisa dilakukan secara maksimal karena jumlah ruangan ICU tidak mencukupi.

“Fakta lainnya, masyarakat sulit membeli obat khusus untuk Covid-19, kalaupun ada terbatas dan mahal,” imbuhnya.

Sukamta juga berpesan kepada Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan, untuk jujur ​​dalam memberikan informasi kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tentang pandemi Covid-19 terbaru di lapangan.

“Jangan membuat laporan yang membuat presiden senang. Padahal, kondisi Indonesia sedang tidak baik,” kata anggota Komisi I DPR RI itu.

Sementara itu, Jokowi dikabarkan telah memutuskan PPKM Darurat akan dilaksanakan hingga akhir Juli. Sebelumnya, implementasi kebijakan itu 3-20 Juli 2021.

Dimana Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Hotel Universitas Club (UC) UGM, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (16/7), menuturkan bahwa pada sebelumnya, rapat terbatas kabinet yang saya hadiri saat di Sukoharjo sudah diputuskan Presiden, PPKM dilanjutkan hingga akhir Juli, hingga akhir Juli Sebagai catatan, perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah dan memecahkan rekor harian dalam beberapa hari terakhir.

Harian positif Covid-19 hingga Kamis (15/7) bertambah 56.757 kasus. Akhirnya, total warga yang terpapar Virus Corona sudah mencapai 2.726.803 orang.

“[Meningkat] 56.757 [kasus], [total] 2.726.803,” seperti dikutip dari data Gugus Tugas Covid-19, Kamis (15/7).

Sedangkan kasus sembuh harian bertambah 19.049 orang sehingga total menjadi 2.176.412 orang sembuh.

Selain itu, jumlah kasus kematian meningkat 982, sehingga kasus kumulatif menjadi 70.192 orang. Gugus tugas juga mengatakan ada tambahan kasus aktif harian mencapai 36.726, sehingga total menjadi 480.199 kasus.

Sedangkan jumlah tersangka sebanyak 209.186 dan pemeriksaan spesimen mencapai 249.059 sampel.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250