Petugas Memutar Balik Kendaraan yang Hendak Masuk Surabaya, Didominasi Pelat S & N

  • Whatsapp
Petugas Memutar Balik Kendaraan yang Hendak Masuk Surabaya, Didominasi Pelat S dan N
banner 300x250

Havana88 – Sejumlah kendaraan yang hendak memasuki Surabaya oleh petugas diputar balikkan setelah masa larangan mudik berlaku. Dimana di masa larangan mudik ini sejumlah aparat membuat sejumlah titik penyekatan. Penyekatan tersebut salag satunya berada di akses kota Surabaya; Bundaran Waru.

Penyekatan tersebut dimulai sejak pukul 00.00 WIB, Kamis (6/5), yang dilakukan di Bundaran Waru, tepatnya di depan Mal Cito. Untuk menyekat jalan, petugas menyusun water barrier.

Read More

Sejumlah mobil dan sepeda motor yang ingin masuk ke Kota Pahlawan tanpa tujuan jelas oleh petugas gabungan yang berjaga diminta untuk kembali.

Kendaraan yang akan masuk ke Surabaya dikelompokkan, dimana roda dua diarahkan untuk melalui frontage road, sedangkan untuk roda empat dan lebih diarahkan ke jalur protokol.

Pengendara yang melintas pun diperiksa oleh petugas satu per satu dan meminta mereka menunjukkan

Kompol Ari Galang Saputro selaku Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya menuturkan bahwa sejumlah pengendara akan diputar balik saat itu juga, apabila tidak bisa menunjukkan identitas, surat keterangan, surat tugas, maupun Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Ia juga memantau sejumlah kendaraan yang hendak masuk ke Surabaya didominasi plat S atau wilayah Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Jombang, serta plat N yang berarti dari wilayah Pasuruan, Malang, Lumajang dan mayoritas kendaraan tersebut adalah roda empat. Ia juga menambahkan bahwa masyarakat di luar rayon tidak diperbolehkan masuk Kota Surabaya, utamanya untuk tidak melakukan mudik.

Sementara itu, kendaraan yang tetap diperbolehkan masuk ialah kendaraan berat seperti truk, mobil boks, hingga kontainer. Akan tetapi harus tetap sesuai dengan peruntukannya serta benar-benar digunakan untuk mengangkut logistik.

750 personel diterjunkan dari Polrestabes Surabaya, untuk menjaga sejumlah 13 titik penyekatan akses masuk Kota Pahlawan tersebut. 13 titik tersebut untuk wilayah hukum Polrestabes Surabaya, sedangkan 4 wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, jadi total 17 titik penyekatan. 17 titik penyekatan itu antara lain, Terminal Benowo; Terminal Osowilangon; Exit Tol Masjid Al Akbar; Depan PMK SIER; Eks Pasar Karang Pilang; Exit Tol Gunungsari – Malang;

Kemudian ada Exit Tol Gunungsari – Gresik; lalu ada SP3 Driyorejo – Lakarsantri; Depan Cito Dishub Surabaya; Exit Tol Simo Surabaya; serta Exit Tol Satelit.

Lalu, Rungkut (Pondok Candra); Merr Gunung Anyar; Jembatan Suramadu; Exit Tol Margomulyo; Dupak Demak dan yang terakhir Exit Tol Perak.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250