Perawat RS Dituding Istri Jason Lalai Tangani Anak

  • Whatsapp
Perawat RS Dituding Istri Jason Lalai Tangani Anak
banner 300x250

Havana88 – Istri Jason Tjakrawinata, tersangka penganiaya perawat RS Siloam yakni Melisa, ikut angkat bicara perihal penyebab kejadian dugaan pemukulan tersebut terjadi.

Informasi yang berkembang di masyarakat sangat disesalkan oleh Melisa. Ia berpendpat, adanya ketimpangan perihal pemberitaan kasus yang menjerat sang suami, Jason. Ia tidak membenarkan bahwa penganiayaan itu terjadi, karena Melisa merasa itu merupakan diluar kontrol emosi, dan ia sangat mempertanyakan mengapa suster tersebut lalai dalam menangani pasien, Kamis (22/4) malam.

Read More

Kemudian Melisa menerangkan sebab suaminya menjadi emosi pada saat itu. Ia menyebutkan bahwa awalnya perawat yang bernama Christina Ramauli tersebut yang akan mencabut infus di tangan anaknya. Tetapi Melisa menganggap, perawat tersebut kasar terhadap anaknya.

Sementara itu, Melisa juga menerangkan bahwa perawat tersebut hanya menyuruhnya untuk menekan darah yang keluar dari bekas infus dengan tisu toilet. Anaknya pun sama sekali tidak diberikan kapas serta alkohol. Setelah itu, ia tidak berucap apapun dan hanya menuruti perkataan perawat itu saja.

Kemudian, tanpa disadari Melisa ternyata darah anaknya terus mengalir deras, bahkan jugs menetes ke baju, lantai, juga ranjang dan saat itu Melisa mulai panik.

Menurutnya, Christina masih berada di dekatnya. Namun, yang perawat tersebut tidak melakukan tindakan apapun dan kemudian menyebut bahwa hal tersebut merupakan kejadian biasa.

Karena kejadian tersebut, akhirnya Melisa terus berlari keluar kamar dan ia juga masih dalam kondisi menggendong anaknya itu untuk meminta bantuan dari perawat lain.

Lalu, oleh kepala perawat Anak Melisa segera ditangani dengan memberikan kapas beralkohol serta diplester untuk menghentikan terjadinya pendarahan.

Melisa menjelaskan bahwa saat itu yang meminta maaf hanyalah kepala perawatnya saja, kepala perawat tersebut memohon maaf atas kelalaian ini yang terjadi, dia bilang begitu. Ia pun menunggu perawat itu untuk menanyakan kondisi anaknya, dan ternyata sama sekali tidak datang kembali setelah kejadian itu.

Setelah kejadian tersebut, Melisa akhirnya menelepon suaminya Jason untuk memberi kabar kondisi anaknya tersebut.

Dan akhirnya Jason mendatangi rumah sakit dan meminta untuk dipertemukan dengan perawat Christina. Saat diceritakan perihal infus yang dicabut dari tangan anaknya tersebut hingga berdarah-darah, Melisa menerangkan bahwa Jason belum marah.

Emosi Jason mulai meledak pada saat Christina tidak mengakui bahwa ia bersalah atas kejadian tersebut.

Kemudian, Melisa mengakui bahwa tidak melihat adanya dugaan penganiayaan tersebut. Meskipun demikian, ia juga mengakui bahwa perbuatan sang suami pun salah.

Kemudian, Melisa juga meminta kepada RS Siloam untuk mengevaluasi kembali perawat yang diduga juga mengabaikan keselamatan dari pasien. Melisa meminta tolong untuk dikoreksi dari pihak Siloam terhadap Christina ini, agar ada pelajaran dan kejadian ini jangan sampai terjadi ke depannya pada pasien lain.

Penganiayaan yang dialami oleh Christina Ramauli, viral setelah video yang dialaminya diunggah akun instagram @perawat_peduli_palembang.

Pada video berdurasi 35 detik tersebut, Jason yang menggunakan topi putih serta kaos merah yang terlihat menjambak perawat Christina Ramauli yang baru saja dibantu berdiri dari posisi duduk oleh rekannya. Disana juga terlihat adanya petugas keamanan serta pengunjung rumah sakit ikut untuk  melerai dan mencegah Jason kembali melakukan penganiayaan terhadap Christina. Korban juga berlari meninggalkan Jason untuk melakukan penyelamatan diri.

Kejadian penganiayaan tersebut terjadi pada hari Kamis (15/4) dank arena kejadian itu, Christina pun akhirnya membuat laporan kepada polisi pada Jumat (16/4) ke Polrestabes Palembang. Christina juga mengalami luka lebam di wajah serta perut.

RS Siloam Sriwijaya Palembang sudah memastikan bahwa korban sudah melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai perawat secara maksimal dan optimal, juga sesuai dengan Standar Operasional Prosedur atau SOP saat mencabut jarum infus dari tangan anak JT.

Karena kejadian tersebut, Jason pun akhirnya ditangkap pada kediamannya di Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, pada Jumat (16/4) malam, sekitar pukul 21.00.

Hingga Sabtu (17/4), Jason kemudian ditetapkan sebagai tersangka serta ditahan oleh penyidik Polrestabes Palembang.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250