Pemudik Arus Balik Akan Dites Covid-19, Anies Perketat Perbatasan DKI

  • Whatsapp
Pemudik Arus Balik Akan Dites Covid-19, Anies Perketat Perbatasan DKI
banner 300x250

Havana88 – Petugas dari Pemprov DKI Jakarta akan melakukan uji deteksi Covid-19 secara acak di gerbang perbatasan wilayah.

Langkah ini akan menyasar warga yang masuk ke ibu kota saat arus balik atau setelah larangan mudik berakhir pada 17 Mei.

Read More

Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan usai melakukan pertemuan dengan Kapolres Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman terkait pengendalian mudik lebaran, Jumat (14/5).

Ia juga menambahkan bahwa yang pertama melakukan screening di pintu masuk Jakarta-Jabodetabek.

Anies menjelaskan, uji acak akan dilakukan khusus untuk warga yang menggunakan kendaraan pribadi. Sedangkan bagi pemudik yang menggunakan transportasi umum seperti kereta api atau pesawat terbang, pemeriksaan akan dilakukan oleh petugas di stasiun dan bandara sebelum pemberangkatan.

Karenanya, menurut Anies, pemantauan dan pengecekan pemudik yang menggunakan angkutan umum akan lebih mudah. Untuk kendaraan pribadi akan dilakukan skrining secara acak bagi yang masuk, kata Anies lagi.

Anies menjelaskan, uji coba dilakukan secara acak untuk mencegah dan mengurangi potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran.

Diakuinya, kebijakan tersebut dilakukan mengingat dampak libur panjang sebelumnya yang kerap mengakibatkan peningkatan kasus. Beberapa di antaranya usai libur panjang tahun baru dan lebaran 2020.

Selain uji acak di gerbang perbatasan, lanjut Anies, pemantauan juga akan dilakukan di masing-masing kelurahan. Nantinya, petugas RT / RW, lurah, dan camat akan mengawasi dan menyisir warga yang diketahui baru datang atau pulang dari mudik.

Anies mengatakan, ketua RT / RW di DKI akan diberikan aplikasi khusus untuk menyampaikan laporan terkait warganya yang mudik.

Pelaporan ini dilakukan petugas dua kali sehari. Dengan begitu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memastikan ada dua lapis pengawasan dan pengawasan warga Jabodetabek yang mudik dan pulang ke Ibu Kota.

“Jadi ini dua lapis untuk penyaringan. Satu sebelum masuk dan yang kedua kita sudah sampai di kediaman,” kata Anies.

Ini semua dilakukan untuk mencegah terjadinya insiden seperti awal Januari dan awal Februari karena saat ini di Jakarta secara umum kita sedang berada dalam situasi paling rendah.

Pemerintah pusat diketahui telah meniadakan mudik pada 6-17 Mei 2021 guna menekan laju penularan virus corona.

Tak hanya itu, saat-saat sebelum dan sesudah masa larangan mudik juga ada masa pengetatan, yakni dua minggu sebelum dan seminggu sesudahnya. Di masa tenggang inilah umumnya sejumlah warga memanfaatkannya untuk perjalanan antar daerah dan mudik.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250