Novel Baswedan Dituding Melindungi Anies Baswedan Dari Korupsi, Ini Kata Novel Baswedan

  • Whatsapp
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan angkat bicara soal tudingannya melindungi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas kasus korupsi.
banner 300x250

Havana88- Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan angkat bicara soal tudingannya melindungi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas kasus korupsi.

Bagi Novel Baswedan, tuduhan semacam itu hampir secara logika sulit diterima mengingat etika pegawai di KPK mengenal istilah benturan kepentingan, yang kemudian dijelaskan jika pegawai KPK memiliki hubungan dengan pihak yang berperkara dalam kasus dugaan korupsi. , karyawan dilarang menangani kasus tersebut. .
“Saya kira itu salah, karena sebenarnya kalau ada tindak pidana korupsi, saya tidak bisa dilibatkan dalam penanganannya,” kata Novel saat berbincang dengan Anita Wahid selaku Wakil Direktur Lembaga Penelitian Kebajikan Masyarakat (PVRI) yang disiarkan melalui kanal YouTube Lembaga Kebajikan Masyarakat, Minggu (20/6/2021).

Read More

Namun, pria lulusan akademi kepolisian itu mengaku tidak kaget dengan tudingan tersebut. Sebab, menurut dia, sebelum ada tudingan melindungi Anies Baswedan dari kasus dugaan korupsi, muncul isu lain.

Cara-cara tersebut diyakini sebagai langkah para koruptor untuk melemahkan upaya pemberantasan korupsi, termasuk mengemas satu isu menjadi stigma tertentu yang dapat menurunkan kredibilitas para pejuang antikorupsi.

“Saya kira dikemas sedemikian rupa. Karena upaya stigmatisasi dilakukan terus menerus,” ujarnya.

Belum Pernah Mendengar Kasus Kasus Anies

Hingga saat ini, Novel menegaskan belum pernah mengetahui adanya dugaan kasus korupsi yang melibatkan Gubernur Ibu Kota Indonesia tersebut.

Apalagi, lanjutnya, melindungi orang atau pihak tertentu dalam kasus korupsi tidak semudah tuduhan yang beredar. Ada tahapan pelaporan dugaan korupsi hingga akhirnya ditangani penyidik untuk dinyatakan sebagai perkara.

“Di KPK kalau ada kasus yang sedang berjalan, dulu Direktorat Pengaduan Masyarakat disebut PIPM, kalau nanti kasusnya dilaporkan ke KPK, yang menangani adalah pegawai KPK yang tergabung dalam Direktorat Pengaduan Masyarakat, dan itu tidak ada hubungannya dengan saya, saya seorang penyelidik,” katanya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250