Muhadjir Ungkap, Jokowi Putuskan Perpanjang PPKM Darurat Hingga Akhir Juli

  • Whatsapp
Muhadjir Ungkap, Jokowi Putuskan Perpanjang PPKM Darurat Hingga Akhir Juli
banner 300x250

Havana88 – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy melaporkan, Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM) akan diperpanjang hingga akhir Juli.

Muhadjir menjelaskan, perpanjangan PPKM Darurat untuk menekan penularan virus corona (Covid-19) telah diputuskan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Terbatas (Ratas).

Read More

“Sebelumnya rapat kabinet terbatas yang saya hadiri saat di Sukoharjo sudah diputuskan oleh Presiden, dilanjutkan sampai akhir Juli, sampai akhir Juli PPKM ini,” kata Muhadjir di University Club (UC) UGM. Hotel, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (16/7).

Muhadjir melaporkan dalam pertemuan itu bahwa Jokowi mengatakan perpanjangan masa darurat PPKM penuh konsekuensi.

Mulai dari usaha untuk terus menyeimbangkan tingkat kedisiplinan warga terkait protokol pencegahan penularan Covid-19, standar PPKM, serta pemenuhan bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak. Maka dari itu, bantuan sosial tidak dapat ditanggung oleh negara sendiri, oleh pemerintah.

Ia berharap inisiatif masyarakat untuk saling membantu tetap terjaga. Termasuk mengharapkan dukungan dari berbagai pihak seperti lembaga pendidikan dan sebagainya.

Ia juga meminta gerakan untuk membantu mereka yang kurang beruntung akibat kebijakan PPKM ini. Saling membantu, bergandengan tangan, saling meminjamkan.

Namun, Muhadjir menilai perpanjangan atau pengetatan PPKM tidak akan efektif selama masyarakat tidak memiliki kesadaran untuk tidak melanggar protokol kesehatan.

Muhadjir menilai segala upaya pemerintah juga akan sia-sia selama tidak dibarengi kesadaran masyarakat untuk menahan mobilitasnya.

Ia berpendapat bahwa protokol kesehatan menjadi nadi terpenting dalam upaya kita menghadapi Covid-19.

Muhadjir menjelaskan, meski tidak dideklarasikan oleh pemerintah, negara sebenarnya sedang menghadapi situasi darurat.

Ia menuturkan jika musuh tak kasat mata ini dalam pertempurannya tidak menggunakan aturan hukum perang karena semua orang dianggap kombatan oleh Covid ini.

Mantan Mendikbud itu melanjutkan bahwa dulu pihaknya kira ibu hamil, anak-anak tidak jadi sasaran, sekarang banyak anak-anak dan ibu hamil yang jadi korban, banyak yang meninggal sudah mulai. Artinya perang asimetris melawan Covid-19.

Pandemi Covid-19, lanjutnya, terbukti tidak bisa ditangani secara normal. TNI/Polri telah terlibat sebagai tanda diberlakukannya darurat militer dalam kutipan tersebut.

Ia menuturkan, hanya musuh yang bukan musuh militer konvensional tetapi kekuatan yang tidak terlihat. Sebagai informasi, dimana PPKM Darurat Jawa-Bali, pada sebelumnya ditetapkan pemerintah berlangsung mulai 3-20 Juli guna menangani Covid-19 yang  saat ini kembali melonjak penularannya dalam dua – tiga bulan terakhir.

Sebelumnya, Kamis (15/7), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B Pandjaitan yang ditugaskan Jokowi mengawal PPKM Darurat Jawa-Bali diminta mengevaluasi implementasi kebijakan dua pekan tersebut.

“Kemarin Presiden minta saya evaluasi. Saya janji Presiden besok atau sore nanti kita akan laporkan bagaimana tindak lanjut yang kita lakukan dengan data yang ada,” kata Luhut dalam jumpa pers online di kanal Youtube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Kamis.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250