KSAL Ancam Hukuman Berat, 6 Prajurit TNI AL Keroyok Warga

  • Whatsapp
KSAL Ancam Hukuman Berat, 6 Prajurit TNI AL Keroyok Warga
banner 300x250

Havana88 – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, prajurit TNI AL yang terlibat dalam penculikan dan penganiayaan terhadap warga sipil yang mengakibatkan tewasnya satu orang merupakan pelanggaran yang harus ditindak tegas.

Demikian disampaikan Yudo melalui Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana TNI Julius Widjojono saat jumpa pers di Mabes Polri Kapolres Gading, Jakarta Utara. KSAL, kata Julius, bahkan meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat dan khususnya keluarga korban penganiayaan enam tentara tersebut.

Read More

“KSAL menyadari sepenuhnya bahwa pelanggaran berat ini perlu ditindak tegas, menyinggung perasaan masyarakat dan akan memberikan sanksi berat kepada pelakunya,” kata Julius saat konferensi pers, Jumat (18/6).

Julius mengatakan Yudo tidak akan mentolerir salah satu dari enam prajuritnya yang terlibat dalam aksi tersebut. Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan para prajurit itu, selain bersifat disiplin, disebut-sebut telah melukai hati masyarakat yang meyakini prajurit TNI AL.

Ia menuturkan bahwa tindakan ini sama sekali tidak ditolerir oleh KSAL dan pelanggarannya merupakan pelanggaran disiplin berat dan melukai hati rakyat. Keenam prajurit TNI itu saat ini menjalani masa penahanan di Puspomal TNI AL. Keenamnya, kata Julius, masih dimintai keterangan terkait keterlibatannya dalam penganiayaan, maka dari itu, semuanya akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Dalam kesempatan itu, Julius juga menyampaikan bahwa pasca kejadian itu, Yudo secara khusus memerintahkan seluruh pimpinan dan jajaran TNI AL untuk tidak terlibat dalam tindak pidana apapun. Dia tidak ingin prajuritnya mengulangi kesalahan yang dilakukan oleh elemen-elemen ini.

“Kemudian diperintahkan untuk menambah jam komandan,” katanya.

Sebelumnya, enam anggota Angkatan Laut (AL) diduga terlibat penculikan dan kekerasan terhadap dua warga sipil di kawasan Purwakarta, Jawa Barat. Salah satu korban dilaporkan meninggal dunia.

Dari informasi yang dihimpun, dua warga diculik dan menjadi sasaran kekerasan dari sejumlah orang di Desa Munjul Jaya, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada 29 Mei 2021. Pelaku terdiri dari warga sipil berinisial R dan enam orang anggota. dari Angkatan Laut.

Keenam anggota TNI tersebut merupakan atlet dayung yang berlatih di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Pelaku R ditangkap Polres Purwakarta pada 15 Juni lalu. Sedangkan enam anggota TNI Angkatan Laut ditahan oleh Denpomal Bandung. Kasus ini sedang dalam penyelidikan Polres Purwakarta dan Denpomal Bandung.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250