KPK Tahan M Syahrial Guna Keperluan Penyidikan

  • Whatsapp
KPK Tahan M Syahrial Guna Keperluan Penyidikan
banner 300x250

Havana88 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial, tersangka suap kepada penyidik ​​KPK dari Polri, AKP Stephanus Robin Pattuju.

Syahrial ditahan usai diseret tim penyidik ​​KPK dari Medan ke Jakarta pagi tadi. Untuk keperluan penyidikan, tim menahan MS, kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers di gedung KPK, Sabtu (24/4/2021).

Read More

Firli mengatakan Syahrial akan ditahan selama 20 hari pertama mulai 24 April hingga 13 Mei 2021, di Rumah Tahanan (Rutan) KPK di Kavling C1 Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Diketahui, dalam kasus ini KPK mendakwa penyidik, AKP Stepanus Robin Pattuju, pengacara Maskur Husain, dan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Robin dan Maskur diduga menerima suap dari Syahrial sebesar Rp 1,3 miliar dari komitmen fee Rp. 1,5 miliar.

Suap itu dilakukan agar Robin membantu menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi di Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungbalai.

KPK menduga Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin terlibat dalam kasus ini. KPK menduga Azis meminta Robin membantu mengurus kasus Syahrial di KPK. Azis Syamsuddin dan Syahrial adalah politisi dari Partai Golkar. Firli menuturkan, permintaan Azis kepada Robin berawal dari pertemuan yang mereka lakukan di kediaman resmi Azis Syamsuddin.

Rapat berlangsung pada Oktober 2020. Menurut Firli, pada pertemuan tersebut Azis Syamsuddin memperkenalkan Robin sebagai penyidik ​​KPK kepada Syahrial.

Saat itu, Syahrial mengalami kendala terkait penyidikan kasus dugaan korupsi di Pemerintahan Kota (Pemkot) Tanjungbalai yang tengah dilakukan KPK.

Dalam pertemuan tersebut, AZ (Azis) memperkenalkan SRP kepada MS karena diduga MS bermasalah terkait penyidikan di KPK sehingga tidak naik ke tahap penyidikan dan meminta SRP membantu agar penyidikan bermasalah, tidak ditindaklanjuti oleh KPK, ”kata Firli.

Firli mengatakan, usai pertemuan di kediaman resmi Azis, Robin lantas memperkenalkan Syahrial kepada pengacara Maskur Husein untuk membantu masalah Syahrial. Kemudian, ketiganya menyepakati fee sebesar Rp. 1,5 miliar agar Robin tidak melanjutkan membantu kasus dugaan korupsi di Pemerintah Kota Tanjungbalai oleh KPK.

Dari fee agreement tersebut, Syahrial telah memberikan dana sebesar Rp 1,3 miliar baik tunai maupun transfer.

MS (Syahrial) menyetujui permintaan SRP (Robin) dan MH (Maskur) dengan cara mentransfer uang secara bertahap sebanyak 59 kali melalui rekening bank milik RA (Riefka Amalia) teman saudara laki-laki SRP, dan juga MS memberikan uang tunai SRP kepada seorang total uang yang diterima SRP adalah Rp 1,3 miliar.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250