Korban Ledakan Yang Terjadi Di Sekolah Afganistan Meningkat Menjadi 8 Orang Tewas

  • Whatsapp
Korban Ledakan Yang Terjadi Di Sekolah Afganistan Meningkat Menjadi 8 Orang Tewas
banner 300x250

Havana88 – Ledakan yang terjadi di luar sekolah di ibu Kota Afganistan, Kabul, meningkat dan telah menewaskan 58 korban jiwa, laporan tersebut diungkapkan oleh para pejabat Afganistan pada Minggu.

Bahkan para tenaga medis juga sudah bersikeras untuk membantu memberikan perawatan ekstra kepada setidaknya 150 orang yang mengalami luka-luka saat ledakan tersebut berlangsung.

Read More

Peristiwa pengeboman yang terjadi pada Sabtu, 8 Mei 2021 malam itu setidaknya telah mengguncang lingkungan yang mayoritas beragama muslim Syiah di kota itu. Sasaran utama dari adanya ledakan tersebut yaitu menyasar Dasht E Barchi yakni perkumpulan orang-orang minoritas agama di Afganistan.

Dikutip dari kantor berita antara dan diwartakan oleh reuters, kejadian itu merupakan buah dari sasaran yang terjadi di masa lalu sehingga membuat aksi tersebut berlangsung kembali. Yang ditenggarai oleh militan ISIS, yaitu seorang kelompok penentang yang tergabung dalam militant Sunni.

Seorang saksi mata mengatkan kepada pihak reuters jika seluruh korban adalah komunitas di Afganistan kecuali ada delapan atau tujuh orang yang merupakan siswa yang baru saja pulang dari studinya.

Ashraf Ghanni Presiden Afganistan justru menyalahkan serangan itu pada gerilyawan Taliban, tapi juru bicara Taliban mengelak dan berkata jika kelompok itu mengutuk setiap serangan terhadap warga sipil di Afganistan.

Karena kegagalan pemerintah Afganistan dan kekuatan Barat dalam mengakhiri kekerasan dan perang yang berlangsung akhirnya keluarga para korban protes.

Sejak penguburan yang dilakukan di barat jasad masih dikumpulkan di kamar mayat. Dan beberapa keluarga masih mencari kerabat yang hilang, dengan berkumpul di rumah sakit kemudian membaca nama yang ditempel di dinding.

Mohammed Reza Ali seorang yang membantu keluarga korban di rumah sakit swasta mengatakan sepanjang malam pihaknya membawa mayat anak perempuan dan laki-laki ke kuburan dan berdoa untuk semua orang yang terluka dalam serangan itu.

Jelang Penarikan Pasukan AS

Seminggu setelah pasukan AS dan Nato kekerasan tersebut terjadi dan membuat sebagian keluar dari Afganistan dengan misi menyelesaikan penarikan pada 11 september yang menandai berkahirnya perang terpanjang di Amerika.

Namun gelombang pertempuran antara pasukan keamanan Afganistan dan gerilyawan Taliban dengan kedua belah pihak berusaha untuk mempertahankan kendali atas pusat strategi diakibatkan oleh penarikan pasukan asing.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250