Komisi VIII DPR Klarifikasi Perihal 11 Negara Dapat Kuota Haji

  • Whatsapp
Komisi VIII DPR Klarifikasi Perihal 11 Negara Dapat Kuota Haji
banner 300x250

Havana88 – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily berbicara untuk mengklarifikasi berita yang menyatakan bahwa ia menyatakan bahwa 11 negara telah memperoleh kuota haji dari Kerajaan Arab Saudi pada tahun 2021.

Ace membuat klarifikasi ini menanggapi beredarnya sebuah Surat klarifikasi dari Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia ditujukan kepada Ketua DPR Puan Maharani yang menyebut namanya di media sosial.

Read More

Akan tetapi ia mengaku bahwa dirinya belum menerima surat tersebut secara resmi sampai saat ini. Ace mengatakan pernyataan yang dibuatnya adalah bahwa Arab Saudi belum membuat keputusan resmi tentang alokasi kuota jemaah haji dari berbagai negara.

“Bahkan saya sampaikan sejauh ini belum ada keputusan resmi dari pihak Arab Saudi terkait alokasi kuota untuk berbagai negara,” kata Ace, Jumat (4/6).

Ia menjelaskan, informasi resmi yang diterima selama ini adalah mengenai langkah-langkah yang dilakukan pemerintah Arab Saudi untuk memberikan izin masuk ke 11 negara, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Italia, Jepang, Prancis, Portugal, Jerman, Swedia, Swiss, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Ketua DPP Partai Golkar itu berpendapat bahwa pemberian izin masuk itu tidak terkait dengan pelaksanaan ibadah haji atau umrah.

Ace menjelaskan bahwa soal kuota, sejauh ini belum ada informasi resmi yang disampaikan oleh pemerintah Arab Saudi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Essam Bin Ahmed Abid Altaqafi tidak bereaksi berlebihan dalam menanggapi pembatalan haji di Indonesia.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu juga menuturkan bahwa cukup memastikan dan menyampaikan informasi resmi kepada pemerintah Indonesia terkait keputusan pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini, di tengah pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Esam Abid Altaghafi menegaskan, belum ada informasi detail resmi dari Riyadh terkait pelaksanaan ibadah haji 2021.

Ia kemudian membahas pemberitaan di beberapa media bahwa hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Menteri Haji dan Umrah terkait pembukaan Arab Saudi sebanyak 60.000 jemaah seperti yang beredar di masyarakat.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250