Jokowi Sebut TWK Tak Jadi Dasar Berhentikan 75 Pegawai KPK

  • Whatsapp
Jokowi Sebut TWK Tak Jadi Dasar Berhentikan 75 Pegawai KPK
banner 300x250

Havana88 – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan uji wawasan kebangsaan (TWK) dalam rangka pelimpahan status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak bisa dijadikan dasar pemecatan 75 pegawai lembaga antikorupsi yang tidak lulus ujian.

Jokowi mengatakan pada Senin, (17/5), bahwa seharusnya hasil TWK bisa dijadikan masukan untuk langkah-langkah perbaikan bagi KPK baik perorangan maupun bagi lembaga KPK dan belum tentu menjadi dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang tidak lulus.

Read More

Jokowi setuju dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa pengalihan status pegawai KPK ke ASN tidak merugikan pegawai.

“KPK harus memiliki sumber daya manusia terbaik dan komitmen tinggi dalam pemberantasan korupsi.

Oleh karena itu, pengalihan status ke ASN harus menjadi bagian dari upaya pemberantasan korupsi yang lebih sistematis,” ujarnya.

Sebelumnya, 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat untuk berubah status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menyusul hasil tersebut, Ketua KPK Firli Bahuri mengeluarkan Keputusan Nomor 652 Tahun 2021 tentang penonaktifan 75 pegawai lembaga anti daging.

Penyidik ​​KPK Novel Baswedan, salah satu pegawai yang juga dinyatakan gagal melakukan TWK, mengatakan akan mengajukan keberatan kepada ketua KPK terkait keputusan tersebut.

Novel dan 74 pegawai KPK lainnya keberatan karena dalam SK tersebut mencantumkan poin pegawai yang tidak lulus TWK diminta menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya kepada atasan masing-masing.

Di sisi lain, kata Novel, Dewan Pengawas KPK belum melakukan tindakan apa pun terkait penonaktifan 75 pegawai lembaga antikorupsi yang tidak lolos uji wawasan kebangsaan untuk diubah statusnya menjadi ASN.

Novel di gedung KPK, Jakarta, Senin (17/5) mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak mendapat jawaban dari ketua dewas bahwa dia tidak melakukan tindakan apa pun, tidak mengambil kebijakan, penilaian, atau keputusan apa pun terkait SK yang dikeluarkan Firli Bahuri.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250