India Naikkan Suplai Oksigen Jadi 730 Ton Untuk Rumah Sakit di New Delhi

  • Whatsapp
India Naikkan Suplai Oksigen Jadi 730 Ton Untuk Rumah Sakit di New Delhi
banner 300x250

Havana88 РIbu kota India yaitu New Delhi, saat ini sedang dilanda gelombang kedua Covid-19. Maka dari itu, pemerintah India setuju untuk menaikkan suplai oksigen dari 490 ton menjadi 730 ton bagi rumah sakit di New Delhi tersebut. Pada Jumat (7/5), Associated Press melaporkan bahwa Mahkamah Agung menyampaikan keputusan tersebut.

Setelah adanya 12 pasien Covid-19, termasuk seorang dokter, meninggal di salah satu rumah sakit di New Delhi karena kehabisan Oksigen medis selama 80 menit pada pekan lalu, maka dari itu, Mahkamah Agung India akhirnya turun tangan.

Read More

Berdasarkan laporan The Times of India (TOI), pada Rabu malam, ada 11 pasien Covid-19 lainnya yang juga meninggal di RS pemerintah di Chengalpet, selatan India. Mereka meninggal pada saat saluran oksigen berhenti bekerja, diduga karena kerusakan katup.

Kemudian, pihak rumah sakit mengaku sudah memperbaiki saluran oksigen pekan lalu, akan tetapi, keadaan tak terkendali ketika konsumsi oksigen meningkat dua kali lipat.

Permintaan oksigen rumah sakit meningkat tujuh kali lipat sejak bulan lalu menurut penjelasan seorang pejabat pemerintah.

Rumah sakit di India mengandalkan oksigen cair, yang dapat disimpan dalam tabung, yang kemudian diangkut dengan truk tangki, ini dilakukan karena sebagian besar rumah sakit di India tidak memiliki pabrik sendiri untuk menghasilkan oksigen bagi pasien.

Akan tetapi, di tengah adanya lonjakan kasus Covid-19, pasokan oksigen di tempat-tempat yang paling terdampak seperti New Delhi menjadi menipis.

Harsh Vardhan yang merupakan Menteri Kesehatan India, menuturkan bahwa negaranya memiliki cukup oksigen, tetapi terhambat ketika akan membawanya ke tempat yang membutuhkan.

Sementara itu, di bagian timur India, sebagian besar oksigen tersebut diproduksi, sedangkan, permintaan meningkat di bagian utara dan barat.

Kepala unit perawatan kritis di Rumah Sakit Apollo, selatan Bengaluru yaitu Himaal Dev, mengatakan bahwa pasien Covid-19 di bangsal perawatan intensif perlu menerima setidaknya 10-15 liter oksigen per menit karena fungsi paru-paru yang berkurang.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250