Hasil Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Tetapkan 7 Tersangka

  • Whatsapp
Hasil Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Tetapkan 7 Tersangka
banner 300x250

Havana88 – Pada Sabtu (8/5), Polisi melakukan penggerebekan di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, dan menetapkan tujuh tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkotika. Diketahui, saat penggerebekan, polisi menangkap 49 orang.

“Kami mengamankan tujuh tersangka hasil razia operasi terpadu dari 49 operasi yang semula kami amankan, 47 pria dan dua wanita,” kata Kepala Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Senin (10/5).

Read More

Kelima tersangka, yakni SK alias Emo, IK alias Isak, HER, RGP alias Eki, dan GPL diketahui sebagai dealer. Sedangkan dua orang lainnya yang juga merupakan pasangan suami istri, yaitu FPR dan GNS, menjadi pedagang.

Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 111 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana kurungan minimal 6 tahun.

Menurut Yusri, peredaran narkoba di Kampung Ambon dikuasai tiga pengedar. Salah satu dealer besar bernama Zemba masih mengejar.

Yusri juga menuturkan bahwa ada tiga bandar judi di sana. Satu DPO namanya Zemba. Ia pun meminta Zemba segera menyerahkan diri.

Di sisi lain, dari 49 orang tersebut, 20 di antaranya dinyatakan positif mengonsumsi obat berdasarkan hasil tes urine. Kemudian mereka langsung menjalani proses rehabilitasi.

Kemudian, 10 orang lainnya telah dilimpahkan ke Bareskrim Polda Metro Jaya terkait kepemilikan senjata api.

Sementara itu, sisanya ada dua belas orang negatif serta sudah pulang, tetapi mereka masih dalam pengawasan penyidik ​​dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat.

Dalam penggerebekan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, yakni ganja 130,17 gram, sabu 16,74 gram, tembakau sintetis 6,77 gram, satu butir ekstasi, hingga 115 bong atau alat penyedot sabu.

Selain itu, juga terdapat dua senjata api rakitan, tiga airsoft gun, empat senapan angin, 49 senjata tajam yang terdiri dari 16 samurai, 12 parang, 8 arit, 9 badik, 2 pisau, 1 bayonet, dan 1 kapak. Sita juga 15 butir peluru tajam, 1 drone, dan 9 sepeda motor.

Lebih lanjut, Yusri menyampaikan, di lokasi tersebut rencananya akan didirikan Kampung Tanggung Jaya sesuai instruksi Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Kampung Tanggung Jaya dikenal sebagai program Fadil yang bertujuan untuk menekan jumlah virus corona di daerah hingga ke tingkat RT dan RW. Hal itu, kata Yusri, juga untuk mengubah stigma bahwa Kampung Ambon dicap sebagai kampung narkoba.

“Mulai hari ini, kami akan menjadikan Kampung Ambon desa yang tangguh, tangguh dari Covid-19, desa tangguh dari kelompok HAM, desa tangguh bebas narkoba, di sana nihil narkotika,” kata Yusri.

“Kami akan bangun pos di sana, beberapa petugas akan ditempatkan di sana termasuk teman-teman dari Narkoba, Brimob, Sabhara kemudian dari Polres Metro Jakarta Barat,” tambahnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250