DPR Duga Adanya Peran Orang Dalam Perihal Dugaan Kebocoran Data BPJS

  • Whatsapp
DPR Duga Adanya Peran Orang Dalam Perihal Dugaan Kebocoran Data BPJS
banner 300x250

Havana88 – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS Alifuddin menduga unsur BPJS Kesehatan terlibat dalam insiden kebocoran data kependudukan tersebut. Untuk itu, dia meminta BPJS Kesehatan mengusut dugaan tersebut.

“Yang saya khawatirkan yakni orang di dalam yang menyerahkan kode. Jadi saran saya perlu diselidiki. Kalau memang benar tidak ada alhamdulillah, tapi kami curiga ada orang di sini. Mohon dicek dengan baik dan jangan sampai terjadi. karena ini sangat berbahaya untuk semuanya, “ujarnya dalam pertemuan tersebut. dengan Direksi BPJS Kesehatan, Selasa (25/5).

Read More

Menanggapi dugaan tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyatakan pihaknya telah membentuk tim investigasi terkait dugaan kebocoran data tersebut.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak mulai dari Badan Pengawas Kesehatan BPJS, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Siber Pertahanan (Kemenhan), dan pakar keamanan TI.

“Kita sudah membentuk tim, ada ketua yang menyelidiki. Tentu sekarang sudah kita laporkan ke Bareskrim, artinya (keberadaan orang dalam) bisa juga terjadi dan kita juga sudah pindah,” imbuhnya.

Ia juga tidak menepis adanya kebocoran pada data peserta BPJS Kesehatan, meski ada sistem pengamanan berlapis.

Untuk system pada keamanannya sendiri, BPJS Kesehatan menggunakan beberapa lapis sistem keamanan. Termasuk, kontrol keamanan perimeter, keamanan jaringan, keamanan titik akhir, keamanan aplikasi, dan kontrol keamanan data.

Artinya, tidak menutup kemungkinan dan kita ‘oh, tidak mungkin kita sudah berlapis’, tidak, ini mungkin tapi perlu pembuktian perlu proses karena sangat kompleks dan datanya besar sehingga akan memakan waktu, “katanya.

Selain itu, ia memastikan pelayanan BPJS Kesehatan tidak terkena dugaan kebocoran data. Karena itu, dia mengimbau kepada seluruh peserta BPJS Kesehatan agar tidak panik atas kejadian tersebut.

“Tidak perlu kehilangan kepercayaan kecuali ada gangguan layanan atau semacamnya, jadi semua ini masih dalam penyelidikan,” ucapnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan data BPJS Kesehatan termasuk dalam 279 juta data yang diduga bocor dan dijual di forum hacker Forum Raid. Ada dugaan kuat bahwa data milik BPJS tersebut berasal dari sejumlah data yang bocor, yakni nomor kartu peserta BPJS, kode kantor BPJS, data keluarga, jaminan kesehatan, hingga status pembayaran asuransi.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250