Ditemukannya Varian Corona Alpha di Sampel Warga Bangkalan

  • Whatsapp
Ditemukannya Varian Corona Alpha di Sampel Warga Bangkalan
banner 300x250

Havana88 – Peneliti dari Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menemukan varian virus corona (Covid-19) B117 dari sampel seorang warga Bangkalan, Jawa Timur.

Mutasi oleh WHO disebut varian alpha. Hal itu diungkapkan Pakar Imunologi Universitas Airlangga (Unair) Dr Agung Dwi Wahyu Widodo. Ia mengetahuinya dari paparan Maria Inge Lusia, Direktur ITD Unair.

Read More

Agung saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa, salah satu hasil yang bisa didapatkan adalah ada satu pasien yang dirawat yang berasal dari Bangkalan yang swabnya menunjukkan terinfeksi varian Inggris B117 atau oleh WHO sekarang disebut varian alpha, Selasa (8/6).

Agung menuturkan bahwa mutasi virus corona ini memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi, sekitar 40 hingga 90 persen dibandingkan virus jenis pertama yang ditularkan.

Mutasi varian B117 pada saat ini yang paling banyak dilaporkan oleh orang-orang dari berbagai negara. WHO mencatat adanya peningkatan kasus hingga 49 persen varian alpha yang tersebar di Asia Tenggara.

Ia menuturkan bahwa ini menunjukkan jika suatu daerah teridentifikasi varian ini, menurut WHO maka kita harus bersiap-siap mendapatkan kasus yang cepat.

Kata Agung, di Inggris sendiri, varian alpha ini mampu meningkatkan transmisi sebesar 40 persen hingga 90 persen dalam waktu singkat.

“Di Amerika waktu penggandaan adalah 10 hari. Kasus 100 menjadi 200 dalam 10 hari,” katanya.

Menurut Agung, karena tingkat penularannya sangat cepat, pemerintah harus segera menyiapkan tambahan fasilitas isolasi untuk perawatan di rumah sakit.

Agung menuturkan bahwa ia juga sering mendapat laporan, pasien yang terkena virus ini, kurang dari dua hari sudah meninggal, sangat cepat.

Agung juga meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Ia berpendapat, virus yang kita hadapi saat ini berbeda dengan sebelumnya.

Ia menjelaskan bahwa virus ini bukan virus dari kemarin, ini virus baru yang dalam bahasa awam dikatakan ganas dan menyebabkan kondisi parah dan tidak menutup diri hingga menyebabkan infeksi ulang pada pasien yang sudah terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur mengalami peningkatan secara drastis dalam beberapa hari terakhir. Bahkan Polda Jatim memblokir Jembatan Suramadu dari Surabaya untuk memeriksa orang yang lewat.

Sebanyak 25 dari 30 pasien Covid-19 yang berasal dari Bangkalan yang dirujuk ke Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, Jawa Timur, diduga memiliki varian tipe baru.

Demikian juga yang disampaikan Ketua Pelaksana Program Bantuan Keluarga Pasien Covid-19 RSLI, Radian Jadid. Dugaan itu muncul akibat penularan yang cepat dan angka kematian yang tinggi di Bangkalan.

Ia juga menambahkan bahwa secara umum mengingat kecepatan penularan, angka kematian yang tinggi, kondisi mereka patut dicurigai terinfeksi varian baru, Selasa (8/6).

banner 300x250

Related posts

banner 300x250