Diduga Lecehkan Umat Hindu, Made Darmawati Sampaikan Permintaan Maaf

  • Whatsapp
Diduga Lecehkan Umat Hindu, Made Darmawati Sampaikan Permintaan Maaf
banner 300x250

Havana88 – Made Darmawati seorang dosen perguruan tinggi di Jakarta, ucapkan permintaan maaf kepada umat Hindu setelah mendapatkan masukan, saran, dan juga kritik dari berbagai pihak. Ia diduga melakukan pelecehan agama khususnya umat Hindu yang dismpaikan melalui ceramah.

Permintaan maaf Made Darmawati disaksikan  Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama (Kemenag) Tri Handoko Seto, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Wisnu Bawa Tenaya, Rektor Uhamka Gunawan Suryoputro, serta perwakilan dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), dalam pertemuan khusus di kompleks Pura Mustika Dharma, Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (17/4) malam.

Read More

Dosen Kewirausahaan tersebut viral di media social karena video ceramah tentang pengalamannya dahulu menganut agama Hindu, dimana ia mengungkapkan bahwa ia tidak bermaksud menistakan atau merendahkan ajaran agama Hindu. Ia juga mengaku ini semua disebabkan semata-mata karena kelemahan dan kelalaiannya saja. Made pun mengungkapkan bahwa permintaan maafnya itu tanpa paksaan dari pihak manapun dan menjadikan permasalahan ini sebagai sebuah pelajaran.

Made berharap bahwa masyarakat bisa menerima semua permohonan maafnya dan mau menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.

Permintaan maaf Made Darmawati tersebut kemudian diterima Ketua Umum PHDI Wisnu Bawa Tenaya dengan sepenuh hati dan diselesaikan dengan cara yang baik.

Kemudian Dirjen Bimas Hindu Kemenag Tri Handoko Seto menyambut baik langkah yang diambil Made Darmawati yang bersedia meminta maaf kepada pemuka dan seluruh umat Hindu atas isi ceramahnya yang dinilai mengandung unsur penistaan. Ia juga berharap kepada umat Hindu untuk menyelesaikan masalah ini secara hati-hati juga dengan cara yang bermartabat.

Langkah aparat hukum juga mendapatkan apresiasi dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, karena telah menindaklanjuti laporan dugaan penistaan agama yang dilakukan Made Darmawati.

Yaqut mengimbau agar masyarakat untuk tetap tenang dalam menyikapi dugaan penistaan agama tersebut dan tentunya tetap mengedepankan toleransi di tengah upaya berbagai pihak yang ingin mengadu.

Menurut Yaqut, tindakan menistakan agama tidak pernah dibenarkan atas alasan apapun. Oleh karena itu, sudah menjadi tugas aparat untuk  segera menindak tegas setiap bentuk penistaan agama siapapun itu pelakunya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250