BUMN Perikanan Lakukan Ekspor Gurita ke Jepang Rp1,03 M

  • Whatsapp
BUMN Perikanan Lakukan Ekspor Gurita ke Jepang Rp1,03 M
banner 300x250

Havana88 – Koordinator klaster pangan BUMN yaitu PT RNI (Persero) menuturkan PT Perikanan Nusantara (Persero) atau Perinus telah mengekspor gurita ke Jepang. Ekspor dilakukan pekan lalu.

Direktur RNI Arief Prasetyo Adi dalam keterangan resmi Perinus, mengatakan bahwa mengekspor gurita ke Jepang setelah seminggu sebelumnya PT Perikanan Indonesia (Persero) atau Perindo mengekspor ikan tenggiri untuk memenuhi pesanan dari Thailand, Senin (7/6).

Read More

Arief mencatat, ekspor Perinus yang berlangsung pada 4 Juni 2021 berupa gurita beku sebanyak 12.194,4 kg.

Total transaksi sudah mencapai US$1.679,52 atau setara juga dengan Rp1,03 miliar. Arief berpendapat bahwa  Perinus juga berkontribusi memenuhi permintaan konsumen di Jepang dengan melakukan ekspor pada Februari, April, dan Juni 2021.

Pada saat ini, Perindo dan juga Perinus sedang dalam proses penggabungan guna mendukung pemerintah dalam memajukan sektor perikanan ke depan. Hal ini terutama terhubung dengan ekspor hasil perikanan ke pasar internasional.

Ia menjelaskan, hasil kajian penggabungan beberapa BUMN yang tergabung dalam food cluster, penggabungan Perinus dan Perindo perlu dilakukan untuk mewujudkan potensi sinergi guna meningkatkan penjualan Perindo dan Perinus.

Di periode pra-merger ini, Perindo serta Perinus meningkatkan tingkat ekspor hasil perikanannya.

Arief juga menambahkan bahwa ada potensi peningkatan ekspor sektor perikanan di BUMN perikanan.

Arief juga menuturkan, Perindo juga aktif memenuhi permintaan pasar ekspor sejak Januari 2021. Permintaan ekspor dinilai tetap bertahan di tengah masa pandemi COVID-19.

Ia menjelaskan bahwa ke depan, salah satu rencana model bisnis BUMN perikanan yang akan dimerger yakni mengoptimalkan offtake hasil perikanan sekaligus meningkatkan pasar ekspor. Oleh karena itu, seiring dengan proses merger, kinerja operasional tetap maksimal.

Pada sebelumnya, Perindo telah mengekspor sebanyak 25 ribu kg ikan ke Thailand untuk sesi pertama. Ekspor akan dilakukan pada tiga sesi berikutnya, yakni sebanyak 50 ribu kg, 50 ribu kg, dan 25 ribu kg. Total ikan yang siap untuk diekspor ke Thailand sebanyak 150 ribu kg. Estimasi nilai transaksi ekspor tersebut sejumlah US$328.560 atau setara dengan Rp4,59 miliar.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250