Bandara Bandara Halim Perdanakusuma Perketat Pemeriksaan Usai Pria Bercadar Bawa Tes PCR Istri lolos Terbang

  • Whatsapp
Executive General Manager Bandara Halim Perdanakusuma Marsma Nandang Sukarna mengatakan pihaknya akan memperketat metode pemeriksaan bagi calon penumpang.
banner 300x250

Havana88 –  Executive General Manager Bandara Halim Perdanakusuma Marsma Nandang Sukarna mengatakan pihaknya akan memperketat metode pemeriksaan bagi calon penumpang. Hal itu dilakukan setelah seorang pria bercadar berinisial DW lolos pemeriksaan kesehatan dengan membawa hasil tes PCR negatif istrinya.

“Kalau ditambah personel saya kira tidak perlu, tapi hanya pemeriksaan saja, cara pemeriksaannya saja yang harus diperketat,” kata Nandang.

Read More

Nandang mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan sesuai prosedur. Namun, agak sulit meminta calon penumpang untuk membuka penutup hidung atau masker di tengah pandemi COVID-19.

“Ada prosedur yang mungkin kita lakukan, kalau harus lepas masker itu juga berbahaya bagi petugas kita juga, kalau sekarang varian Delta (Coronavirus) misalnya terpapar,” katanya.

Nandang khawatir ada potensi penyebaran virus jika saat pemeriksaan calon penumpang diminta melepas masker. Dia mengatakan, petugas salah bertindak untuk melakukan pemeriksaan.

“Kalau dia melepas topeng dengan validasi, itu juga ruangan di sekitar ruang publik, jadi agak berbahaya dengan varian delta ini. Ini simalakama bagi kami petugas yang melakukan pemeriksaan,” katanya.

Nandang menjelaskan, banyak calon penumpang yang akan protes jika diminta melepas masker saat proses validasi dokumen. Bahkan, kata Nandang, hingga muncul perdebatan.

“Banyak yang protes seperti itu dengan melepas masker lalu dokter paru sendiri di sini selama 15 menit berdebat, tidak mau lepas masker saja,” ujarnya.

Lebih lanjut Nandang menuturkan, saat itu DW mengenakan topeng dan berpakaian seperti wanita berjilbab. Untuk melancarkan aksinya, DW dibantu istrinya melewati pemeriksaan kesehatan.

“Sebenarnya dia tidak memakai cadar, topeng. Kerudung itu ditutup lagi ke arah mulutnya sehingga terlihat seperti cadar. Dan dia bertingkah seperti perempuan. Jadi gestur itu gestur perempuan,” kata Nandang.

“Ya, dia (istri DW) sedang mengesahkan dokumen kesehatan. Dia memberikan dokumen itu kepada suaminya, dia melangkah mundur di CCTV, dia memberikan dokumen itu kepada suaminya, suaminya maju ke sana dengan berpakaian wanita,” dia menambahkan.

Sebelumnya, Kepala Operasi Satgas (Satgas) Covid-19 Kota Ternate Muhammad Arif Gani membenarkan kejadian tersebut. DW diduga memalsukan dokumen PCR atas nama istrinya, Nurul.

Kebetulan hasil PCR istrinya negatif Corona. Jadi, DW ini terbang dari Jakarta ke Ternate. Namun, fakta terungkap di Bandara Baabullah Ternate. DW tertangkap saat melepas cadar dan mengganti bajunya di toilet pesawat. Ada pramugari yang langsung menghubungi bandara. DW akhirnya ditangkap. DW diuji untuk swab antigen. Hasilnya, DW positif COVID-19.

“Setelah hasil positif COVID-19, pihak bandara langsung menghubungi tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Ternate, untuk melakukan evakuasi dengan memakai alat pelindung diri (APD), kemudian dibawa menggunakan ambulans untuk pulang ke rumah untuk isolasi mandiri dan akan diawasi oleh petugas Satgas,” kata Arif, Senin (19/7).

banner 300x250

Related posts

banner 300x250