Argumen Pemerintah Perihal Tempat Wisata Dibuka Saat Libur Lebaran

  • Whatsapp
Argumen Pemerintah Perihal Tempat Wisata Dibuka Saat Libur Lebaran
banner 300x250

Havana88 – Ditetapkannya oleh pemerintah larangan mudik Lebaran 2021 guna mengindari adanya lonjakan kasus positif Covid-19 saat mudik. Ini berlaku mulai tanggal 6 sampai 17 Mei mendatang.

Tetapi meski pemerintah melarang masyarakat untuk melakukan mudik, pemerintah berencana untuk tetap membuka berbagai tempat wisata di sejumlah daerah agar masyarakat yang tidak dapat mudik tetap bisa berwisata, dengan catatanmematuhi semua protokol kesehatan.

Read More

Muhadjir Effendy selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), berpendapat keputusan tersebut dianggap sangat bertentangan dimana masyarakat dilarang untuk mudik tetapi  tempat wisata justru dibuka.

“Kemarin kan sudah mulai ada yang protes, ‘wah mudik dilarang tapi wisata dibolehkan’. Iya sebetulnya wisatanya itu dalam rangka lebaran gitu ya, jadi bukan wisata dengan destinasi yang jauh,” ungkap Muhadjir dalam diskusi bertema ‘Untung Rugi Mudik di Tengah Pandemi’ yang disiarkan langsung melalui YouTube BPKN pada Selasa (20/4) kemarin.

Muhadjir berpendapat, walaupun masyarakat dilarang untuk mudik tetapi setidaknya mereka tetap boleh melepas penat dengan cara berlibur mengunjungi tempat wisata di dalam kota. Maka dari itu, tempat wisata lokal akan tetap dibuka.

“Ya kalau orang sudah tidak boleh pergi kemana-mana ya dibukalah wisata lokalnya agar dia bisa pergi ke tempat-tempat liburan. Tapi dengan kepatuhan yang terkendali, itu sebetulnya yang dimaksud,” Muhadjir menjelaskan.

Ia juga membenarkan bahwa banyak pihak yang menilai larangan mudik itu dianggap kurang tegas karena tempat wisata tetap boleh dibuka.

Namun, ia berpendapat bahwa pertimbangan lain dalam pengambilan keputusan ini sehubungan dengan pertumbuhan ekonomi yang tetap harus dijaga.

Pemerintah juga berharap dengan kebijakan tersebut, tidak hanya pertumbuhan covid-19 yang dapat ditekan namun ini juga merupakan strategi agar perekonomian masyarakat juga bisa terus berjalan dengan baik.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini memberi informasi bahwa perjalanan masih bisa dilakukan sebelum larangan berlaku 6-17 Mei 2021mendatang. Ia juga mengingatkan, pergerakan dilakukan bukan dalam skala besar, tetapi dalam lingkup skala lokal.

Ia juga menyebut akan adanya sanksi bagi masyarakat yang tidak patuh akan protokol kesehatan.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250