Anggota Geng Motor Yang Diburu Terkait Penyerangan Polisi Di Cilandak Di Tangkap

  • Whatsapp
M Aldi Royya alias Dent (18), anggota geng motor yang diburu polisi terkait penyerangan di Cilandak, Jakarta Selatan, ditangkap polisi.
banner 300x250

Havana88 –  M Aldi Royya alias Dent (18), anggota geng motor yang diburu polisi terkait penyerangan di Cilandak, Jakarta Selatan, ditangkap polisi. Aldi kini ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Dia ditangkap (Kasubdit) Jatanras tadi malam,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat dihubungi, Jumat (16/7/2021).

Read More

Tubagus belum menjelaskan lebih lanjut kronologis penangkapan M Aldi. Menurutnya, tersangka masih dalam pemeriksaan.

“Mereka diperiksa lagi, dimintai keterangan. Tapi yang jelas kalau konfirmasi sudah diamankan, jawabannya sudah (ditangkap),” katanya.

Sebelumnya, polisi telah mengeluarkan status daftar orang yang dicari (DPO) kepada salah satu pelaku yang masih buron.

Dalam foto status DPO tersebut, pelaku yang masih buron bernama Muh. Aldi Royya alias penyok berusia 18 tahun.

Pelaku diketahui berdomisili di kawasan Sukmajaya, Depok. Aldi diduga melanggar Pasal 170, 212, 214, 216, dan 270 KUHP karena menyerang petugas.

“Kami mengharapkan bantuan informasi dari seluruh masyarakat. Hubungi hotline Satreskrim Polres Jakarta Selatan : 0813-7070-4072 atau Kapolsek Iptu Tasyuri: 0812-8680-6666,” demikian bunyi keterangan foto status DPO atas nama DPO tersebut. pelaku Aldi, seperti yang dilihat detikcom, Sabtu (10/10). 7).

3 Orang Menjadi Tersangka
Polisi sendiri telah menangkap 8 anggota geng motor yang menyerang polisi yang sedang membubarkan balapan liar di Cilandak, Jakarta Selatan. Dari 8 orang tersebut, 3 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiganya adalah Michael (26), Gabriella (24), dan Anastasia (21). Ketiganya adalah mahasiswa, pekerja lepas, dan juru masak.

“Tersangka warga Depok. Saat melakukan penganiayaan, pelaku sadar dan tidak mau mendengar imbauan polisi. Ini perilaku brutal yang tidak bisa ditoleransi,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah di konferensi pers di Polres Jakarta Selatan, Jumat (9/7). ).

banner 300x250

Related posts

banner 300x250