Akibat Rebutan Selfie, Perahu di Waduk Kedung Ombo Tenggelam, 9 Tewas

  • Whatsapp
Akibat Rebutan Selfie, Perahu di Waduk Kedung Ombo Tenggelam, 9 Tewas
banner 300x250

Havana88 – Foto selfie memicu terbalik dan tenggelamnya perahu wisata di Waduk Kedung Ombo Boyolali, Jawa Tengah pada Sabtu (15/5) pukul 11.00 WIB. Kejadian tersebut membuat 9 dari 19 penumpang tenggelam.

Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Ahmad Luthfi menjelaskan, terbaliknya kapal tersebut disebabkan banyaknya penumpang yang bergeser ke depan perahu untuk berfoto selfie.

Read More

Akibatnya, perahu menjulang tinggi dan terbalik hingga seluruh penumpang terlempar ke dalam waduk.

Ironisnya, penumpang kapal tidak dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan seperti pelampung. Nyatanya, pengemudi perahu itu sendiri ternyata adalah anak laki-laki berusia 13 tahun.

“Jelas tidak standar sama sekali. Tidak ada alat pengaman, tidak ada pelampung untuk penumpang kapal dan ironisnya operator kapalnya adalah bocah berusia 13 tahun,” kata Lutfi.

Polda Jawa Tengah sendiri langsung menurunkan tim dari Direktorat Kepolisian dan Perairan (Ditpolair) untuk melakukan penyidikan dan pemeriksaan.

Selain saksi korban, pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap pengelola pariwisata yang dinilai lalai sehingga mengundang korban jiwa.

“Kami sudah mengirimkan tim dari Ditpolair untuk mengusut kasus ini. Pemeriksaan masih berlangsung, termasuk pengelolaan tempat wisata, juga akan kami periksa kelalaiannya,” kata Lutfi.

Hingga berita ini disusun, proses evakuasi telah berhasil menewaskan 7 orang, dan 2 penumpang lainnya masih dalam pencarian. Sebelumnya, Tim SAR gabungan telah menemukan dan mengidentifikasi enam korban kapal tenggelam di Waduk Kedung Ombo. Keenam korban ditemukan tewas.

“Setelah dievakuasi dari lokasi kejadian, keenam korban tersebut langsung dibawa ke RSUD Waras Wiris Andong Boyolali dan sudah diidentifikasi,” kata Kepala Bidang Gawat Darurat BPBD Kabupaten Boyolali Kurniawan Fajar Prasetyo.

Korban berasal dari Kecamatan Karangayung Grobogan, yaitu Tituk Mulyani (38), warga Dukuh Krasak, Mojoagung, Naswa Cayla Welda (6), warga Dukuh Larangan, Desa Ketro. Korban lain dari Kabupaten Juwangi antara lain Destri (8), warga Dukuh Karangmalang, Desa Pilangrejo, (putra Tinuk / survivor); Zamzam Tabah Oktaviana (7), warga Dusun Karangmalang, Desa Pilangrejo; Tri Iriana Wahyu Ningtyas (27), warga Dukuh Karangmalang (ibu korban Zamzam); dan Acek Jalil Rasid (4), warga Dukuh Karangmalang.

Keenam korban tersebut masih dirawat di RSUD Waras Wiris Boyolali. Rencananya pada Minggu (16/5) pagi ini akan diserahkan kepada keluarga korban.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250