74 Pegawai Tak Lolos Tes ASN dan KPK Nonaktifkan Novel Baswedan

  • Whatsapp
74 Pegawai Tak Lolos Tes ASN dan KPK Nonaktifkan Novel Baswedan
banner 300x250

Havana88 – Sebanyak 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lulus Tes Wawasan Nasional (TWK) resmi dilumpuhkan melalui Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani Plh. Kepala Biro SDM KPK, Yonathan Demme Tangdilintin. Novel Baswedan termasuk di antaranya.

SK tersebut ditandatangani pada 7 Mei 2021. Sementara itu, yang merupakan karyawan yang tidak lulus TWK mengatakan telah menerima SK dimaksud.

Read More

Keputusan tersebut memuat keputusan Pimpinan KPK terkait hasil penilaian uji wawasan kebangsaan yang tidak memenuhi persyaratan dalam rangka pemindahan pegawai KPK menjadi pegawai negeri sipil (ASN).

Adapun sejumlah poin dalam Perpres tersebut, yang pertama adalah menetapkan nama-nama pegawai tersebut dalam Lampiran Perpres ini, belum memenuhi persyaratan dalam rangka pemindahan pegawai KPK menjadi pegawai ASN. Kemudian perintahkan pegawai yang tidak lulus ujian wawasan kebangsaan untuk menyerahkan tugas kepada atasan langsungnya.

“Memerintahkan pegawai sebagaimana dimaksud dalam Diktum Pertama untuk menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada atasan langsungnya sambil menunggu keputusan selanjutnya,” dikutip Diktum Kedua.

Diktum ketiga, mengatur bahwa Lampiran dalam Keputusan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Keputusan ini.

Keempat, keputusan tersebut akan berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila nantinya terdapat kesalahan maka akan diperbaiki sesuai dengan itu.

Salinan putusan tersebut diserahkan kepada Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Badan Pengawas KPK, yang bersangkutan (75 pegawai) untuk diketahui dan digunakan dengan baik.

Sebelumnya, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi (Dirsoskam) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono mengungkapkan beberapa nama yang belum lolos TWK.

Ia mengatakan, puluhan pegawai itu terdiri dari pejabat eselon I, eselon II, eselon III, hingga Kepala Satuan Tugas Penyidikan dan Penyidikan (Kasatgas).

“Satu pejabat eselon I, Pak Herry Muryanto [Deputi Bidang Koordinasi dan Pengawasan], tiga pejabat eselon II adalah Dirsoskam Antikorupsi, kemudian Kepala SDM, kemudian Direktur Pembinaan Jaringan dan Badan Antar Komisi [PJKAKI] Sujanarko.

Eselon III adalah Kepala Badan Perundang-undangan. -Aritonang Rasamala undangan, lalu ada Kepala Bagian SDM, dan seterusnya, ”ucapnya. Sementara itu, Novel Baswedan mengaku belum menerima SK dimaksud.

“Saya cuti, belum terima,” kata Novel.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250