2 Warga Negara (WN) Thailand Dihukum Mati Karena Mengedarkan 31 Kg Sabu Di Jakarta

  • Whatsapp
Dua warga negara Thailand, Phijittra Thepaut alias Ploy (25) dan Pitchanan Thongpon alias Daw (22) divonis hukuman mati karena mengedarkan sabu seberat 31 kg di Jakarta
banner 300x250

Havana88 –  Dua warga negara Thailand, Phijittra Thepaut alias Ploy (25) dan Pitchanan Thongpon alias Daw (22) divonis hukuman mati karena mengedarkan sabu seberat 31 kg di Jakarta. Bagaimana ceritanya?

Seperti dikutip dari putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta, Rabu (14/7/2021), Ploy dan Daw bertemu dengan pengedar sabu di Thailand, Nan Pikhul. Ploy dan Daw ditawari pekerjaan mendistribusikan metamfetamin ke Jakarta dan setuju. Janji uang gemerincing membuat mereka berdua gila.

Read More

Ploy dan Daw kemudian terbang ke Jakarta pada malam 4 Oktober 2019. Keduanya menginap di Hotel Manhattan, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dua hari kemudian, Ploy dan Dow pergi ke resepsi untuk melihat apakah ada paket untuk mereka. Tapi paketnya belum sampai. Akhirnya paket nyampe tgl 10 oktober 2019 siang. Aparat kepolisian Mabes Polri yang mendeteksi kedatangan paket tersebut menangkap Ploy dan Daw. Keduanya tidak bergeming.

Kepada siapa paket akan dikirim? Rencananya akan diserahkan ke Ripai Januari. Akhirnya Januar dibawa ke Mabes Polri untuk dimintai pertanggungjawaban. Saat dibuka bungkusnya berisi 15 bungkus teh berisi 31 kg sabu. Kasusnya masuk ke pengadilan.

Pada 30 Juli 2020, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Ploy dan Daw dengan hukuman mati. Hukuman mati dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta.

“Hukuman yang akan dijatuhkan kepada para terdakwa sudah sepatutnya mempertimbangkan alasan-alasan penjatuhan pidana mati kepada para terdakwa, apalagi Indonesia saat ini berada dalam situasi darurat peredaran narkotika, situasi yang mengkhawatirkan, sehingga perlu ditindaklanjuti dengan tindakan tegas. pidana untuk memberikan efek jera dan sistem hukum Indonesia masih mengakui pidana mati dalam menjatuhkan pidana,” kata majelis tinggi yang diketuai James Butar Butar dengan anggota Iersyaf dan Gunas Gusmo.

Mengetahui bahwa dia masih dijatuhi hukuman mati, Ploy dan Daw mengajukan banding. Kedua kasus tersebut mengantongi nomor 1140 K/PID.SUS/2021 yang sedang disidangkan oleh Sofyan Sitompul, Desnayeti dan Hidayat Manao.

Apakah hukuman mati Ploy dan Daw tetap atau dibatalkan? Kita tunggu ketukan palu Sofyan Sitompul.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250