18 Kapal Di Perairan Pontianak Tenggelam Akibat Diterjang Cuaca Buruk

  • Whatsapp
Sebanyak 18 kapal di perairan Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), diduga tenggelam akibat cuaca buruk. Tim SAR gabungan menemukan 6 korban.
banner 300x250

Havana88Sebanyak 18 kapal di perairan Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), diduga tenggelam akibat cuaca buruk. Tim SAR gabungan menemukan 6 korban.

Pada Senin (19/7) atau hari keenam pencarian, Tim SAR TNI AL yang tergabung dalam Operasi SAR Gabungan Basarnas berhasil menemukan enam korban. Dua korban ditemukan selamat, sedangkan empat korban lainnya sudah meninggal dunia.

Read More

Korban selamat bernama Aris (27) dari Pontianak dan Maulana (20) dari Sungai Kakap, keduanya ABK KM Kawan Lama 999 ditemukan oleh tim SAR TNI AL dalam kondisi aman yang langsung melakukan pertolongan pertama di atas kapal KRI Kerabit- 627,” kata Panglima Tertinggi. Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid dalam keterangannya, Selasa (20/7/2021).

Dalam operasi gabungan ini, TNI AL mengerahkan dua pesawat patroli maritim, 2 pesawat CN235 P-8305 dan Cassa MPA P-8203, 2 kapal perang KRI Kerambit-627 dan KRI Clurit-641, 2 Kapal Patroli Angkatan Laut Kal Lemukutan dan Kal Sambas. , serta tim SAR Lantamal XII Pontianak.

TNI AL menyatakan akan memaksimalkan pencarian dan penyelamatan korban dalam mendukung operasi SAR gabungan yang digelar Basarnas.

“Dengan mengerahkan potensi TNI AL, baik personel maupun alutsista akan dimaksimalkan dalam misi kemanusiaan yang merupakan salah satu implementasi perintah dari pimpinan TNI AL, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono kepada jajarannya, ” dia berkata.

Hingga Selasa (20/7) atau hari ketujuh Operasi SAR Gabungan telah ditemukan 104 orang, terdiri dari 83 orang yang selamat dan 31 orang meninggal dunia. Hingga saat ini, tim SAR masih mencari 34 orang lainnya.

Dilaporkan sedikitnya 17 kapal mengalami insiden di Laut Natuna Selatan hingga Kepulauan Karimata pada Rabu (13/7) dan Kamis (14/7) pekan lalu.

Kapal yang terlibat kecelakaan, terdiri dari 14 kapal nelayan, 2 kapal tunda, dan 1 yacht dilaporkan hilang, terdampar, hingga tenggelam. Sebanyak 138 orang berada di kapal tersebut.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Pontianak Yopi Haryadi mengatakan, pencarian menggunakan metode menyelam di titik-titik tertentu jika memungkinkan, baik dari segi cuaca maupun lainnya.

“Hingga saat ini jumlah KM yang tercatat tenggelam akibat cuaca buruk bertambah menjadi 18 unit, kemarin tercatat satu unit KM pemancing juga dilaporkan tenggelam di perairan Pantai Kijing. .

Berdasarkan data SAR Pontianak, sebanyak 138 ABK yang menjadi korban, terdiri dari 81 orang selamat, 42 orang dalam pencarian, dan 15 orang ditemukan tewas.

Gelombang tinggi yang terjadi di perairan Kalimantan Barat pada Selasa (13/7) malam telah menenggelamkan sedikitnya 18 kapal motor.

Pencarian di laut diperluas menjadi 2.300 mil laut, kemudian dari udara seluas 3.000 mil laut, dan melalui pantai mulai dari pantai Tanjung Bangka hingga pantai Pantai Jungkat untuk mencari kemungkinan korban yang mungkin terdampar di pantai,” katanya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250